Kesehatan

Pengalaman Berhenti Merokok Pakai Vape

Posted on in Kesehatan · Tips

Tidak sedikit kita temui dilingkungan kita bahkan dalam keluarga seperti ayah kakak atau saudara kita yang lain merupakan pecandu rokok. Saya yakin seandainya mereka bisa berhenti merokok pasti mereka akan berhenti untuk merokok. Namun, memang sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan yang seperti sudah menjadi kebutuhan pokok ini. Terutama karena efek candu, maka sangat jarang orang yang bisa dengan mudah untuk berhenti merokok. Bahkan ada sebagian orang yang berkata seandainya saja dulu saya tidak mengenal rokok. Artinya penyesalan saja saat ini kenapa sampai merokok.

Pecandu rokok sendiri bermacam-macam ada yang pecandu berat, sehari bisa habis 2-3 bungkus. Ada pula perokok yang tidak terlalu banyak menghabiskan rokok, 1 bungkus bisa bertahan sampai 3 hari, merokok seperlunya. Banyak alasan mengapa orang ingin berhenti merokok:

Berhenti Merokok dengan Alasan ekonomi

Jelas banget sih merokok buang-buang uang. Bayangkan deh kita cuma bakar-bakar habis deh tu rokok. kalau harga rokok Rp 20.000 sehari 1 bungkus dikali 30 hari dikali 12 bulan. Artinya kita membuang-buang uang sebanyak 7,2 juta setahun. Hitung saja berapa tahun sudah kita merokok? Yang padahal  uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain misalnya untuk belanja anak istri. Yang susah itu ngaku-ngaku miskin tapi rokoknya 20 ribu sehari, terus nggak mau bayar BPJS Kesehatan. Waduh. Tepok Jidat deh.

Berhenti merokok karena alasan kesehatan.

Sangat jarang sih seseorang berhenti merokok karena alasan ini. Yang ada malah beralasan “Tuh si Asep umur 25 nggak merokok juga sudah mati kemaren sore, Mbah gue umur 70 sehat-sehat aja tuh padahal sudah 50 tahun ngerokok“. Nah kalau sudah begini susah dikasi  tahu. Hehehe. Memang banyak kita temukan perokok aktif yang keadaannya sehat dan baik-baik saja. Khususnya para petani, buruh dll. Hingga usia senja kesehatan mereka tidak terganggu. Kalau saya melihatnya sih tergantung individu yang bersangkutan. Artinya mereka memiliki ketahanan fisik yang prima walaupun merokok secara aktif.

Ada pula yang berhenti merokok karena gara-gara sakit parah yang memang mengharuskan dia berhenti total dari merokok bahkan dari menghirup udara kotor sedikitpun seperti debu dll. Adapula yang berhenti merokok karena anjuran dan perintah karena pekerjaan. Misalnya  pekerja tambang, mereka dituntut memiliki fisik yang prima oleh karena itu setiap tahun wajib melakukan “medical check up“. Bisa saja “diistrirahatkan” oleh perusahaan jika ditemukan penyakit karena merokok.

perokok aktif

Itu tadi 2 alasan umum mengapa orang ingin berhenti merokok. Kembali ke masalah yang saya angkat, bisa nggak berhenti merokok menggunakan vape? Bisa donk. Dan itu sudah saya rasakan sendiri.

Saya berhenti merokok ya karena 2 alasan di atas karena motif ekonomi juga alasan kesehatan. Ya kalau ekonomi karena keadaan yang membuat saya harus berhemat. Kalau kesehatan sendiri karena badan nggak bisa gemuk. Nafsu makan rendah. Terus nafas suka terengah-engah jika melakukan aktivitas yang berat. Selain itu sering sakit kepala jika meminum minuman dingin.

Nah kalau Anda pengen berhenti merokok (secara pelan-pelan) bisa menggunakan media vape.

Mengenal apa itu Vape.

Vape biasa disebut juga vapour adalah rokok elektronik. Mengapa disebut elektronik karena memakai tenaga baterai untuk membuat asapnya. Hehehe. Beda sama rokok yang memakai api untuk membakar tembakau.

Cara kerja vape.

Seperti disebutkan diatas, vape menggunakan baterai untuk membuat asap. Namun bedanya Asap disini adalah dalam bentuk uap air dari cairan atau liquid vape yang “dibakar”. Secara sederhana beginilah gambaran bagaimana vaping bekerja menghasilkan asap alias uap air yang ngebul-ngebul itu. Kapas dimasukkan kedalam lilitan kawat kemudian ditetesi liquid atau cairan. Kemudian dengan tenaga baterai, kawat dipanaskan maka muncullah asap uap yang dihirup tadi. Semakin kuat isapan maka semakin banyak asapnya.

cara kerja vape vaping rokok elektrik
image by luckyvapewor.wordpress.com

Macam bentuk dan jenis Vape.

Saat ini sudah tersedia beragam jenis dan bentuk vape. Ada yang berbentuk ballpoint memanjang, ada yang bentuk kotak, ada yang mini seperti bentuk rokok pada umumnya dll. Kalau dari jenisnya vape pen, portable, desktop dan model terbaru Vape Pod. Perbedaa Vape Pod dengan vape jenis lain adalah  mudah digunakan dan praktis, ringan, kecil.

pod vape model baru berhenti merokok memakai vape
Vape POD model baru

Walah kok terlalu banyak mbahas vape ya… hehehe. Oke dah. Jadi maksudnya kalau Anda memang berniat mau berhenti dari kecanduan rokok tembakau bisa menggunakan vape, namun perlu tahu dulu apa dan bagaimana itu vape. Harganya sendiri bervariasi, yang bisa dicek di toko-toko vape atau online.

Apa rasanya menggunakan vape?

Kalau dibilang rasanya sih tergantung individunya ya. Cairan vape sendiri banyak ragam rasa dan aroma. . Walaupun cairan vape masih mengandung zat nikotin, jelas sangat berbeda efeknya “rasa dan perasaan” nya sangat berbeda dengan rokok biasa. Silakan ditafsirkan sendiri deh apa yang saya maksud “rasa dan perasaan” hehehe.

berhenti merokok memakai vape

Hari-hari pertama hingga hari ketiga berhenti dari rokok tembakau merupakan saat terberat. Perasaan kacau, kurang konsentrasi berkecamuk dipikiran. Sakit kepala dan kepala terasa melayang-layang itulah yang saya rasakan saat berhenti merokok dan menggunakan vape. Jadi bukan karena ngisap vapenya dunia terasa melayang, tapi karena nggak merokok tembakau lagi. Hahaha

Hari berikutnya ya seperti biasa, masih pakai vape. Apakah ada keinginan untuk merokok tembakau kembali? PASTI. Apalagi saya sudah 20 tahun merokok tembakau dan terkadang bisa menghabiskan 20-30 batang rokok setiap hari. Apalagi kalau banyak pikiran, atau sehabis makan besar, liur terasa masam, keinginan dan bisikan untuk KEMBALI KEPADA ROKOK TEMBAKAU sangat besar.

Jadi berhenti merokok itu memang sangat susah ya, apalagi kalau niat lemah ditambah kondisi kecanduan yang sudah menahun. Apalagi lingkungan teman yang perokok. Heeu berat pokoknya.  Saya nggak akan berbagi tips berhenti merokok ya. Karena semua tergantung individu. Jadi vape ini cuma media saya untuk berhenti dari rokok tembakau yang asapnya cukup mengganggu bagi perokok pasif itu. Dan kelas tak lama lagi  saya akan berhenti juga pakai vape ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *